Sore ini
hujan deras. Berhubung anak-anak masih tidur, berarti saya punya waktu, sekitar
setengah jam ke depan. Dari kemarin pingiiiin makan bakso. Ada sih, abang
tukang bakso yang lewat tiap sore. Tapi dipikir-pikir, bakso buatan sendiri,
pasti lebih sehat. Bakso? Hohoho…saya tidak bisa buat pentol bakso. Tapi kalau
sekedar kuah bakso, plus bihun, daun sop, dan bawang goreng, saya masih bisa,
kok. Rasa dagingnya dari mana? Untung di kulkas punya stok tetelan daging sapi. Rasa
dijamin endess, soalnya semua asli dan tanpa micin…
Bahan:
- Tetelan daging sapi, 250 gr, cuci bersih.
- Daun sop dua tangkai, iris.
- Daun bawang dua tangkai, iris.
- Tomat merah ukuran sedang 1 buah.
- Bihun 2 keping (bisa juga diganti pakai mie telor).
- Toge kecil, 1 ons.
- Garam secukupnya.
- Air dua liter ( bisa ditambah/kurangi, sesuai selera).
- Bawang merah 10 siung untuk dijadikan bawang goreng.
Bumbu Halus:
- bawang putih sepuluh siung.
- Merica butir 1 sdt
- Cabe Rawit 50 gr, digiling halus
- Kecap manis
Cara Membuat:
-
Rendam bihun dalam air dingin, + 10 menit,
tiriskan.
-
Masukkan bumbu halus ke dalam air, masak hingga
mendidih.
- Masukkan tetelan, tutup panci. Biarkan sekitar 10 menit. Masak dengan api sedang.
- Siapkan bawang goreng.
-
Iris tipis daun sop
-
Iris kecil tomat, iris tipis daun bawang.
-
Setelah sepuluh menit, buka tutup panci tempat masak tetelan, masukkan daun bawang, tomat, dan garam.
-
Kuah bakso tetelan daging sapi, siap dihidangkan.
-
Jika ingin, tambahkan pelengkap di mangkok, saat
penyajian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar