Laman

Rabu, 18 Mei 2016

Manfaat Menyusui bagi Ibu dan Bayi


Menyusui adalah langkah awal memiliki anak sehat. Tidak ada susu formula yang mampu menandingi keunggulan ASI. Sayangnya, belum semua bayi mendapatkan hak ASI eksklusif ini. 
 
Berdasarkan pendapat dr. dr. Anung Sugihartono, selaku Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, merujuk data SDKI tahun 2012, persentase bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif (untuk umur bayi dibawah 6 bulan) sebesar 41%, ASI Eksklusif pada bayi umur 4-5 bulan sebesar 27 %, dan yang melanjutkan menyusui sampai anak umur 2 tahun sebesar 55%.[1]

         Berdasarkan pengalaman penulis, dan banyak ibu ASI di dunia, niat saja tidak cukup jika ingin memberi ASIX untuk anak. Diperlukan pengetahuan dan kesabaran dalam proses menyusui. Terlebih pada keluarga yang baru dikaruniai anak pertama. Bisa saja mereka terpengaruh dengan pendapat orang sekitar yang menyarankan penggunaan susu formula, sampai  keterusan menggunakan susu formula. Padahal ASI bertindak seperti hukum ekonomi, berbanding lurus antara Supply dan Demand. Makin banyak dihisap bayi, maka akan semakin banyak diproduksi. Jika bayi sudah diberi susu formula, tentu membuat hukum Supply dan Demand ini, tidak berlaku, akhirnya ASI jadi sedikit.
Sebagian orang juga beranggapan, susu formula lebih bagus dari ASI.  Hari ini pembelian susu formula, bukan hanya disebabkan karena sang ibu tidak bisa menghasilkan ASI. Bahkan orang bangga bisa memberikan susu mahal untuk anaknya, ketimbang  memberi ASI.
           Generasi muda adalah tonggak penting bagi Negara. Manusia yang sejak lahir mendapat ASI, akan tumbuh lebih sehat dibanding yang tidak mendapat ASI.  Berikut ini, dijabarkan manfaat menyusui, diambil dari Buku Inisiasi Menyusu Dini, Plus ASI eksklusif, yang ditulis oleh Ibu Utami Roesli.

Manfaat Menyusui Bagi Bayi

1.       Kualitas dan kuantitas nutrisi yang optimal.
2.       Anak ASI lebih sehat.
3.       Menyusui dan perkembangan kecerdasan.
Adapun faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak :
1.       Faktor genetis: Kecerdasan yang diturunkan dari orang tua.
2.       Faktor lingkungan
a.       Asuh
-          Kepandaian, berhubungan dengan pertumbuhan otak.
-          Untuk pertumbuhan, asupan terpenting adalah nutrisi (makanan).
-          ASI eksklusif merupakan nutrisi dengan  kualitas dan kuantitas terbaik. Masa lompatan pertumbuhan otak adalah 0-6 bulan, bahkan sampai dua tahun. Jika bayi mengalami kekurangan gizi berat pada masa ini, pengurangan jumlah sel otak akan terjadi sebanyak 15-20 %.
b.      Asah:  Stimulasi, rangsangan, pendidikan.
Menyusui bukan hanya memberi makan. Proses menyusui merupakan interaksi langsung  antara ibu dan bayinya. Sambil menyusui, ibu sangat dianjurkan untuk berbicara, dan memperdengarkan ucapan yang baik di hadapan bayi.
c.       ASI:  Kebutuhan psikososial
Anak ASI akan :
-          Lebih sehat
-          IQ lebih tinggi
-          EQ lebih tinggi
-          SQ lebih baik
-          Langkah awal anak yang soleh dan solehah.

Manfaat Menyusui  bagi Ibu
1.       Mengurangi resiko kanker payudara (ca mamma)
2.       Mengurangi resiko kanker indung telur (ca ovarium) dan kanker rahim (ca endometrium)
3.       Mengurangi resiko keropos tulang (osteoporosis)
4.       Mengurangi resiko rheumatoid arthritis
5.       Metode KB paling aman
6.       Mengurangi risiko diabetes maternal
7.       Mengurangi stress dan gelisah
8.       Berat badan lebih cepat kembali normal.

Selain manfaat untuk ibu dan bayi, ada juga keunggulan ASI lainnya[2]:

a.       Selalu tersedia dalam keadaan bersih dari payudara ibu.
b.      Selalu tersedia kapanpun dan dengan suhu yang tepat.
c.       Mudah dicerna dan diserap oleh tubuh bayi.
d.      Dapat membantu perkembangan gigi dan rahang bayi karena bayi mengisap ASI dari payudara.
e.      Kontak kulit dengan kulit (skin to skin contact) antara bayi dan ibu saat menyusui menciptakan kedekatan/ikatan serta perkembangan psikomotorik dan social yang lebih baik.
Lihatlah! Ada banyak sekali keunggulan ASI.

ASI adalah ramuan dengan formula khusus  dari Tuhan. Hadir dengan cinta Ayah yang bekerja keras demi keluarga kecilnya. Mengalir melalui dekapan penuh kasih Bunda
Pemberian ASIX, secara nyata memberi imunitas bagi anak. Disamping itu, ASI dengan segala keunggulannya, bisa didapat gratis. Berbeda dengan susu formula yang harus dibeli, tapi tidak pernah bisa melebihi kualitas ASI.
Untuk semua itu, menjadi sangat layak jika ASI harus diperjuangkan.


[2] Monika, F.B., Buku Pintar ASI dan Menyusui, Noura Books (PT MIZAN Publika), Jakarta, 2014, hlm. 6.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar